Izin Praktik Tenaga Teknis Kefarmasian


1. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
2.Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 889 Tahun 2011 tentang Registrasi, Izin Praktik, dan Izin Kerja Tenaga Kefarmasian
3. Peraturan Walikota Nomor .... tentang Perubahan atas peraturan Walikota Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Kepada DPMPT
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2016 tentang Perubahan atas 5. 5. 5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 889/MENKES/PER/V/2011 tentang Registrasi, Izin Praktik dan Izin Kerja Tenaga Kefarmasian
6. Peraturan Walikota Nomor 23Tahun 2018 tentang Perubahan atas peraturan Walikota Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Kepada DPMPT
1
2
3
4

5
6
7
Surat permohonan
Fc. e-KTP
Fc. STRTTK yang  masih berlaku yang diterbitkan dan dilegalisir oleh Dinas Kesehatan Provinsi.
Surat pernyataan mempunyai tempat praktek profesi atau surat keterangan dari pimpinan fasilitas pelayanan kefarmasian atau dari pimpinan fasilitas produksi atau distribusi/penyaluran.
Surat rekomendasi dari organisasi profesi (PAFI( Persatuan Ahli Farmasi Indonesia)
Pas foto berwarna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 3(tiga) lembar dengan latar merah.
Berkas 2 (dua) rangkap dan map

Masa berlaku 3 (tiga) tahun

Selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterimanya berkas lengkap dan benar
1 Pemohon mengambil nomor antrian loket
2 Pemohon mengambil formulir dan persyaratan perizinan di loket 1/2
3 Pemohon menyerahkan berkas perizinan untuk verifikasi secara administrasi di loket 3/4
4 Pemohon menerima tanda terima berkas permohonan pada loket pendaftaran
5 Pemohon mengambil Surat Izin Praktik Tenaga Teknis Kefarmasian yang telah terbit di loket pengambilan
Tidak ada Biaya (Gratis)