Izin Praktik Tenaga Gizi


1. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi
3. Peraturan Walikota Nomor 23 Tahun 2018 tentang Perubahan atas peraturan Walikota Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Kepada DPMPT

 
1
2
3
4
5
6

7
8
9
Surat permohonan
Fc. e-KTP
Fc. STRTGz yang masih berlaku dan dilegalisir;
Fc. ijasah yang masih berlaku dan dilegalisir;
Surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki sip;
Surat pernyataan memiliki tempat kerja di fasilitas pelayanan kesehatan atau tempat praktik pelayanan gizi secara mandiri;
Pas foto berwarna terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 3 (tiga) lembar dengan latar merah;
Rekomendasi dari organisasi profesi (PERSAGI (PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA))
Berkas 2 (dua) rangkap dan map

Masa berlaku 3 (tiga) tahun

Selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterimanya berkas lengkap dan benar
1 Pemohon mengambil nomor antrian loket
2 Pemohon mengambil formulir dan persyaratan perizinan di loket 1/2
3 Pemohon menyerahkan berkas perizinan untuk verifikasi secara administrasi di loket 3/4
4 Pemohon menerima tanda terima berkas permohonan pada loket pendaftaran
5 Pemohon mengambil Surat Izin Praktik Tenaga Gizi (SIPTGz)  yang telah terbit di loket pengambilan
Tidak ada Biaya (Gratis)